Contoh dokumen deklarasi nilai pabean-DNP


Contoh dokumen deklarasi nilai pabean-DNP
 Foto By PT Tanah Air Raya Surabaya
Sobat Blog export import Indonesia . Dalam Proses import barang dan khususnya pelaksanaan customs clearance di bea cukai di seluruh indonesia. Pelaksanan proses importasi barang tidak akan jauh berbeda .

Saat melakukan proses customs celarance kepabeanan beberapa tahapan akan kita lalui tanpa kecuali sebagai importir yang berada dalam naungan kepabeanan indonesia. yang harus tunduk dan patuh dalam aturan yang ditetapkan pemerintah

Salah satu perihal pembicaraan kita di sini adalah mengenai DNP ( Deklarasi Nilai Pabean) dan kalau sekarang di sebut INP Inkrah Nilai pabean


Deklarasi nilai pabean DNP import , DNP atau INP adalah salah satu penunjang dokumen impor . INP atau DNP akan diminta oleh pihak bea cukai melalui proses kepabeanan yaitu melalu EDI System .

Alurnya timbulnya  DNP adalah apabila petugas bea dan cukai merasa bahwa nilai invoice barang pihak importir kurang meyakinkan bagi pembuat keputusan mengeluarkan SPPB ( Surat Perintah Pengeluaran Barang) Import .

Pengaruh DNP-INP Ini sangat besar karena di tanda tangani di atas materai + Stempel + tanda tangan direktur dari importir perusahaan sebagai penanggung jawab perusahaan

Seperti yang saya uraikan di atas , bahwa INP Pabean ,
INP/DNP ini terkadang muncul atau timbul walaupun tidak setiap saat dan tidak selalu importir di minta mengirim DNP-INP ini ., dan timbulnya adalah saat importir sudah mendapatkan jalur , mau jalur hijau , Jalur kuning dan jalur merah sekalipun , pasti akan di mintai DNP-INP .

Apabila nilai invoice dari data import barang anda di nilai kurang meyakinkan dan apabila ini terjadi petugas akan mengirim permintaan DP-INP melalui EDI System atau melalui PPJK
 PPJK akan membertahukan kepada importir pengguna jasa mereka bahwa bea cukai meminta kelengkapan dokumen tambahan yaitu INP-DNP , Kalau si importir punya modul PPJK maka dia akan langsung mengetahuinya .
Untuk respond tersebut tanpa kecuali Jalur hijau ,jalur kuning jalur merah , setelah respond muncul kita harus siap memasukkan dokumen ke fasilitas pelayanan peneriman jalur kuning/merah . dan dokumen pendamping DNP atau INP juga harus di sertakan
  • DNP-INP download DNP atau INP Format Excel , mohon jangan di utak atik bagi anda  yang pinter banget ( Update 12 Maret 2018 )
  • PIB, e-billing pajak, BPN - Bukti penerimaan negara
  • Packing list
  • Invoice
  • BL atau bill of lading
  • Form ATIGA ( Fasilitas keringanan bea masuk)
  • Brosur/Katalog dan ada juga yang lansung menambahkan dokumen INP di dalamnya
  • dan surat pendukung kepabeanan lainnya
Baca artikel terkait untuk PPJK: PERUSAHAAN PPJK JAKARTA DAN SURABAYA
Setelah dokumen siap dan segera kirim ke oleh petugas bea dan cukai loket bagian penerimaan dokumen DNP-INP , maka dokumen tersebut akan di distribusikan ke kantor induk KPU bea cukai tanjung priok atau kantor pelayanan bea cukai daerah anda .

Dari bagian fasilitas dokumen internal bea dan cukai maka dokumentasi ini singkatnya akan sampai ke tangan petugas PFPD ( Pejabat ferivikasi dan pemeriksa dokumen) dan akan diteliti lebih lanjut .Maka pfpd tersebut secara teliti memeriksa dokumen import anda ,

Jika PFPD tersebut merasa bahwa dokumen memenuhi syarat dan layak dalam standar ukuran kepabeanan mulai dari dokumen,pembayaran pajak yang bagus dan lain lainnya maka importir akan mendapat SPPB atau surat perintah pengeluaran barang.

Namun jika menurut PFPD tersebut dia merasa bahwa harga barang kurang meyakinkan maka petugas PFPD ini akan mengeluarkan NOTUL atau Nota Pembetulan dan importir harus membayarnya . Pihak importir yang keberatan dengan NOTUL bisa mengajukan keberatan sesusaiwaktu yang di tentukan dalam pemberitahuan di DNP

Kalau importir mendapat jalur merah , tentu barang import tersebut harus melalui pemeriksaan fisik barang di dalam area kepabeanan . setelah pemeriksaan fisik barang maka tidak jauh berbeda dokumen akan di periksa PFPD. Penilain PFPD jadi dua, bisa langsung SPPB dan kebanyakan untuk jalur merah .

Sebahagian besar PFPD akan meinta INP/DNP serta dokumen pendukung lain seperti yang saya uraikan di atas. jadi proses ini pada prinsipnya adalah nilai invoice barang yang kurang meyakinkan petugas bea dan cukai dalam menangani barang barang import milik importir
Ada sedikit perbedaan proses di pelabuhan laut dan udara untuk daerah jakarta .untuk pelabuhan tanjung priok DNP harus menunggu surat DNP keluar dan dokumen baru bisa didimasukkan ke bagian fasilitas kepabeanan, untuk proses customs celarance bandara cengkareng dokumen ini bisa langsung di sertakan pada saat dokumen dimasukkan ke bagian fasilitas
Kesimpulan :
  • DNP-INP Timbul jika nilai invoice barang kurang meyakinkan
  • Terjadi perbedaan antara jumlah barang dengan kondisi fisik bagi barang import yang kena jalur merah , seumpama nilai barang di dokumen invoice 100 set akan tetapi di temukan lebih dan juga bisa ada yang barangnya kurang jumlah dari yang di input dalam dokumen
Artkel ini di update ulang menyesuaikan keadan agar loading blog menjadi ringan dan para pembaca yang mapir ke blog ini tidak kesulitan lagi dalam mendownload contoh surat yang di buat untuk kebutuhan kawan kawan yang mencari dokumen DNP

Semoga artikel ini bermanfaat


Subscribe to receive free email updates:

2 Responses to "Contoh dokumen deklarasi nilai pabean-DNP"

  1. Terima kasih informasinya gan,dan sangat membantu saya yg masih belajar.sukses selalu ya gan.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Sama sama terima kasih kembali..salam sukses maaf baru menjawab

      Delete

Jangan spam, link aktif p*orn*, j*di, sara,hate speech,akan dihapus dan komentarlah dengan sopan