Contoh Surat Pembatalan Lelang BCF 1.5 Bea Cukai

Contoh Surat Pembatalan Lelang BCF 1.5 Bea Cukai,sobat blog undername import-export contoh surat pembatalan lelang BCF .15, saya buat untuk anda yang membutuhkannya .Dalam artikel sebelumnya sudah saya buat contoh suratnya akan tetapi karena termuat dalam artikel yang panjang akhirnya saya buat lemabaran tersendiri dalam blog saya ini.


Sobat pembaca yang baik undername import-export, BCF 1.5 tebit/timbul dalam kondisi beragam.salah satu penyebab keluarnya surat BCF 1.5
BC.F 1.5 adalah barang impor yang tidak diurus kepabeanannya selama 30 hari terhitung sejak kapal tiba di kawasan kepabeanan indonesia

Kondisi tidak di urusnya barang import ini tentu beragam alasan dari pemilik barang impor terseb ut .Biasanya barang impor yang masuk ke dalam kategori BCF 1.5 akan di O/B atau over brengen ke gudang TPP impor .

TPP ini singkatan Tempat penimbunan barang, Tempat penimbunan barang adalah gudang gudang yang di tunjuk oleh bea cukai untuk menyimpan atau menimbun barang impor yang kena masalah BCF 1.5 . Dipindahkan atau dilapangan dinamakan O.B atau over brengen 

Baca juga:Tutorial mengenai Fasilitas jalur merah ,Jalur Kuning Dan Jalur Hijau di bea cukai

BCF 1.5 berupa surat yang dikirim dari pihak bea cukai kepada pihak importir pemilik barang impor. yang pada dasrnya isi surat memberitahukan bahwa barang di anggap menjadi milik negara atau dikuasai negara . Surat ini bisa di batalkan dengan surat permohonan pembatalan lelang BCF 1.5 yang dibuat oleh importir dan ditujukan kepada pihak bea dan cukai.

Bagi anda yang ingin mengetahui tata cara pembatalan lelang barag barang import anda,serta telah menyelesaikan kewajiban kepabeanan,seperti membayar pajak impor, customs clearance barang sampai dengan dapat SPPB.

Setelah dapat SPPB , maka ajukanlah surat permohonan pembatalan lelang serta dokumen pendamping yang wajib di sediakan 
  1. Surat Permohonan Pembatalan BCF 1.5
  2. Surat Kuasa (ASLI)
  3. Surat Tugas (ASLI)
  4. Copy PIB
  5. Copy Bukti bayar pajak
  6. Copy SPPB
  7. Copy BL
  8. Copy Packing list
  9. Copy Invoice barang
  10. Serta dokumen import yang mendukung cargo import kena lelang
Setelah seluruh dokumen permohonan BCF 1.5 di masukkan ke bagian fasilitas ke pabeanan bea dan cukai , maka pihak bea dan cukai akan mengeluarkan surat keputusan pembatlan lelang BCF 1.5 ini contoh klik > contoh skep batal BCF 1.5

Baca juga:Contoh Surat Pengambilan (D/O) Delivery Order Container 20&40 FEET Indonesia

Langkah selanjutnya setelah permohanan BCF 1.5 kita dapat terima ?

Setelah surat permohonan BCF 1.5 kita terima maka masih ada proses lanjutan yang harus kita lakukan yaitu pencacahan barang . Proses cacah barang ini akan dilakukan oleh petugas bea dan cukai .

Proses cacah dilakukan untuk memastikan apakah barang sesuai dengan packing list , tidak ada yang tercecer atau hilang . Proses ini sendiri memakan waktu beberapa jam saja yang terpenting petugas ada dan tidak terlalu sibuk. bentuk surat persetujuan cacah seperti ini > Skep cacah BCF 1.5

Langkah selanjutnya setelah cacah barang ?

Proses cacah selesai , maka petugas hanggar akan memberikan surat seperti saya sampaikan di atas dan SPPB akan di endoz petugas serta barang sebaiknya segera dikeluarkan dari areal pabean untuk menghemat biaya pengeluaran perusahaan , sebab sewa gudang dan demurrage akan terus di hitung oleh TPP dan pihak pelayaran yang anda gunakan .

Kesimpulan
  • Untuk para importir harus mengurus barang import secepatnya
  • Hindari jangan sampai barang import kena proses BCF 1.5
  • Lakukan proses permohonan batal lelang BCF 1.5 secepat mungkin menghindari biaya tinggi
 
Semoga artikel bermanfaat

Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "Contoh Surat Pembatalan Lelang BCF 1.5 Bea Cukai"

Post a Comment

Jangan spam,link aktif,p*orn*, j*di, sara,hate speech,akan dihapus dan komentarlah dengan sopan