Apa yang dimaksud dengan Bill of Lading?

Apa yang dimaksud Bill Of Lading ?
Apa yang dimaksud dengan Bill of Lading?
Bill of Lading (B/L) atau biasa disebut BL dan unttuk kiriman cargo domestics di sebut BL Konosemen adalah surat tanda terima barang export/ import bahwa telah dimuat di dalam kapal laut/carrier dan juga merupakan sebuah tanda bukti kepemilikan barang serta bukti kontrak serta perjanjian angkutan barang baik ekspor maupun angkutan impor melalui angkutan laut

Baca juga:Contoh Surat Kuasa Pengurusan Dokumen Import -Export Laut lengkap

Fungsi Penting Bill Of Lading -B/L
Bill of Lading (B/L) di terbitkan oleh perusahan angkutan pelayaran/carrie sedangkan House Bill Of Lading /HBL, di terbitkan oleh shipping freight forwarder .Kombinasi dari kedua BL

dan HBL tersebut di sebut dengan nama BL Consolidation .BL/HBL adalah dokumen pengapalan paling penting, mempunyai sifat jaminan sebagai pengamanan pengiriman barag dan mempunyai dasar hukum yang kuat dari pemilik barang kepada perusahaan pelayaran/freight forwarder. B/L/HBL Asli/Original merupakan surat bukti sebagai hak pemilikan atas barang yang di kirim melalui pelayaran angkutan laut

Tanpa B/L/HBL tidak seorang pun atau pihak lain dapat menerima barang yang di kirim sebelum di release oleh pemilik barang dengan di serahkannya/di kirmnya B/L tersebut dengan berbagai macam cara,Ada BL original serta juga bisa menggunkan BL Telex release serta juga bisa memakai sea way bill

Bill of lading-BL berfungsi sangat penting sebagai salah rangkaian utama dokumen untuk melakukan prosedur customs clearance dan import barang selain packing list dan commercial invoice dalam melaksanakan proses kepabeanan untuk melaksanakan importasi barang di pelabuhan tujuan
Apa yang dimaksud dengan Bill of Lading?
Fungsi penting Bill of Lading (B/L) merupakan salah satu bagian dokumen yang dibutuhkan untuk  perdagangan internasional dengan melibatkan beberapa pihak yang terkait dalam pengiriman barang melalui angkutan laut
  1. Shipper adalah pihak yang bertindak sebagai beneficiary atau pemilik barang bertindak sebagai penjual barang yang di kirim
  2. Consignee,sebagai pihak pemilik barang, yang diberitahukan tentang tibanya barang
  3. Notify party Jika pembelian memakai Letter Of Credit L/C adalah pihak yang ditetapkan sebagai pemilik barang serta L/C sebagai salah satu cara pembayaran dalam perdagangan internasional 
Pelayaran/Carrier sebagai pihak angkutan yang bertugas sebagai pengangkut barang yang dipercaya kan kepada perusahan pelayaran yang di tunjuk melalui shipping instruction. proses pengiriman barang melibatkan pihak ketiga sebagai Intermediary.

Apa fungsi Penting House Bill Of Lading -H-B/L ?
House Bill Of Lading kita singkt di sini H-BL di terbitkan oleh pihak ketiga yang membantu proses pengiriman barang lintas negara dalam hal ini kita sebut sebagai shipping freight forwarder,perusaha an freight forwarder mempunyai scope pekerjaan lebih luas dari pelayaran,bisa sebagai custom broker,perusahaan jasa import/export,sebagai export/import LCL Consolidator ,Stevedooring (EMKL) Jasa export/import angkutan udara 

Karena keterlibatannya dalam melaksanakan/membantu pengiriman barang ekspor/impor shipping freight forwarder internationa mempunyai hak mengeluarkan surat berharga pendamping Bill Of Lading B/L dan dokumen yang di keluarkan freight forwarder di sebut House Bill of lading
Apa yang dimaksud dengan Bill of Lading?
Jika dalam pengiriman barang melalui angkutan laut ada keterlibatan shipping freight forwader international dan mereka menerbitkan House bill of lading H-B/L maka dokumen tersebut wajib ada dan di release oleh pemilik barang yang mempercayakan angkutan barang kepada perusahaan shipping freight forwarder

Tanpa menyerahkan endorz House bill of lading-H-B/L sebagai pendamping B/L maka pihak pelayaran berhak dan wajib menolak memberikan delivery order (D/O) sebagai tanda pelepasan barang kepada pembeli barang/consignee

Dengan terbitnya 2 (Dua)B/L yaitu B/L dan H-BL yang kemudian di sebut sebagai consolidation shipment dan kita kenal wajib kenali dokumen tersebut jika Anda sebagai eksportir dan importir barang

Apa sih itu Notify Party ?
Notify Party adalah pihak kedua selain consigne yang wajib di beritahukan oleh pelayaran/perusaha an shipping freight forwarder yang memberitahukan/notice of arrival bahwa ada/akan tiba suatu pengiriman atas nama pembeli barang atau pihak notify party

Notify party efektif dan wajib ada di buat jika pengiriman barang memakai Letter of credit seperti yang telah di sampaikan di atas dan biasanya akan melibatkan pihak lain sebagai consignee yaitu bank sebagai TO ORDER

Apa saja dokumen buat prosedur customs jika sudah ada BL/HBL ?
Untuk proses customs clearance import barang jika sudah tiba di indonesia saya berikan uraian dokumen yang di butuhkan untuk kegiatan prosedur impor barang di tahun 2019 dengan rincian sebagai berikut :
  1. Bill Of Lading
  2. Packing List
  3. Commercial Invoice
  4. COO.(Certificate of origin) seperti Form D,E,AK ,Ijepa dll
  5. Surat kuasa PPJK
  6. PIB (Pemberitahuan Impor Barang)
  7. E-Billing/pembayaran pajak impor
  8. SPPB-Surat Perintah Pengeluaran Barang
  9. D/O-Delivery Order
Boleh saya lihat contoh HBL dan B/L ?
dengan senang hati saya berikan contoh dokumen MBL dan HBL dari pelayaran semoga bisa jadi bahan berbagi ilmu dan pengetahuan dengan Anda,siapa tau Anda jadi pebisnis tangguh di masa depan dan berminat buka lapangan kerja buat masyarakat luas

Buat Anda yang butuh contoh Master Bill Of lading (MBL) silahkan klik dan Lihat DiSini
Buat Anda yang butuh contoh House Bill Of lading (HBL) silahkan klik dan Lihat Di Sini


Apa yang dimaksud dengan Bill of Lading?
Izin Usaha apa yang di milik oleh Pelayaran dan Shipping Freight forwarder ?
Di Indonesia untuk usaha pelayaran di wajibkan mempunyai surat izin yang di namakan SIUPAL Siupal adalah singkatan dari Surat Ijin Usaha Perusahaan Angkutan Laut (SIUPAL) surat ijin usaha yang terbit dari Kemenhub diberikan kepada perusahaan angkutan laut yang mempunyai badan hukum di Indonesia PT (Persero) /Koperasi /BUMN /BUMD atau betuk badan hukum lainnya yang didirikan khusus untuk usaha pelayaran

dan saat ini tahun2019 pemerintah tengah aktif memberi kemudahan buat izin usaha melalui portal pengguna jasa OSS Online dan izin yang terbit buat usaha ekspor impor dan lainnya di beri nama Nomor Induk Berusaha (NIB)

Sedangkan izin usaha perusahaan jasa freight forwarder yang di terbitkan dari dinas Kemenhub (Dinas propinsi masing masing daerah) SIUPJPT singkatan dari Surat ijin Usaha perusahaan jasa transportasi, dengan SIUPJPT maka perusahaan freight forwarder bisa melayani jas angkutan laut serta jasa angkutan udara

Ada satu lagi SIPJT singkatan dari Surat Ijin Perusahaan Jasa Titipan yang terbit dari Kominfo di berikan kepada perusahaan jasa titipan seperti kurir dan perusahaan cargo domestics di Indonesia

Seperti apa rangkaian kerja hingga terbitnya B/L Serta H-BL ?

Prosedur hingga terbitnya combined BL dan HBL sebagai akan saya jelaskan sebagai berikut (mudah mudahan Anda tidak bosan membacanya)
  1. Shipper atau pemilik barang dan pengirim barang ekspor memberikan shipping instruction kepada perusahaan shipping freight forwarder
  2. Perusahaan Shipping Freight Forwarder segera menerbitkan juga Shipping Instruction/Shipper Instruction kepada perusahaan pelayaran/carrier
  3. Carrier/Perusahaan pelayaran akan mengluarkan Delivery Order untuk mengambil containers 
  4. Setelah containers kosong di ambil dengan adanya D/O-Delivery order containers tersebut di muat barang
  5. Setelah barang di muat maka perusahaan shipping freight forwarder akan mengurus proses customs export mulai dari membuat PEB (Pemberitahuan Ekspor Barang) mendapatka NPE-Nota Pelayanan Ekspor serta memasukkan barang kiriman ke areal pelabuhan angkutan laut
  6. Setelah proses customs ekspor selesai pelayaran akan memberikan draft B/L (Bill of lading) yang berisikan nama perusahaan shipping freight forwarder serta receiving agent merka di luarnegeri yaitu perusahaan shipping freight forwarder as agent mereka(Receiving cargo agent in HBL)
  7. Perusahaan shipping freight forwarder akan mengirimkan draft House Bill of Lading
  8. Shipper setuju dengan draft HBL yang berisi nama pemilik barang dan nama perusahaan pembeli barang,segera perusahaan shipping freight forwarder issued HBL
  9. Berdasarkan HBL yang telah di setujui oleh shipper/seller maka pihak perusahaan akan memberikan konfirmasi kepada perusahaan pelayaran/carrier agar MBL (Master Bill of lading di issued atas nama perusahaan mereka dan receiviing agent mereka di luar negeri
  10. Shipper membayar jasa angkutan barang kepada freight forwarder maka HBL akan di release dan freight forwarder membayar kepada carrier/pelayaran maka dengan segera carrier juga akan release MBL atas nama perusahaan shipping freight forwarder
  11. Selesai pihak perusahaan shipping freigt forwarder segera surrender HBL kepada shipper dan perusahaan shipping freight forwarder akan release MBL kepada agent mereka di luar negeri
dari kedua dokumen yang kita sebutkan di atas MBL dan HBL mempunyai fungsi dan peranan yang sama pentingnya dan mempunyai kekuatan hukum yang sama dalam pengiriman barang barang antar negara juga peting buat pengiriman barang dalam negeri

Selain MBL dan HBL untuk angkutan laut, jika pengiriman barang melalui udara maka dokumen yang di keluarkan adalah Maste Airwaybiil yang terbit dari perusahaan penerbangan/cargo air freight carrier dan perusahaan shipping freight forwarder akan mengeluarkan dokumen yang di namakan House Airwaybill (H-AWB)

Demikian artikel dengan judul Apa yang dimaksud dengan Bill of Lading?  saya tutup sampai di sini sampai ketemu di artikel selanjutnya

Salam sukses buat Anda semua

Write by :G+Indonesia Undername Import-Export Blog Jakarta

Saran kiritik dan tambahan bahan artikel silahkan isi di kolom komentar

Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "Apa yang dimaksud dengan Bill of Lading? "

Post a Comment

Jangan spam,link aktif,p*orn*, j*di, sara,hate speech,akan dihapus dan komentarlah dengan sopan