Arti Import Barang Incoterm DDP(Delivered Duty Paid) Air Freight Jakarta


Sahabat undername import,suatu hari ada pertanyaan dari pembaca dan sahabat saya melalui tele pon saya,mengenai adanya shipment DDP import.Maksud shipment ini adalah,Delivered Duty Paid (DDP) bagian dari Incoterms yang ada dalam salah satu cara pengiri man barang dari negara asal ke negara tujuan.dan yang kita bicarakan di sini jakarta indonesia,pembaca atau sahabat kita ini merasa aneh dengan cara ini,karena dia dapatt telpon...

Dapat telpon yang mengatakan bahwa ada seseorang mengaku dari gudang cargo bandara, bahwa clientnya mendapat telepon ada cargo yang di kirim dari luar negri ke jakarta melalui Air Freight dan di sampaikan bahwa barang sudah tiba di area gudang import cargo cengkareng .

Dalam hal ini saya tanya mana dokumen importnya ?
Arti Import Barang Incoterm DDP(Delivered Duty Paid) Air Freight Jakarta

Lanjut cerita saya menjawab bahwa yang menelepon itu mengatakan dokumen ada sama mereka dan apabila uang pajak import ditransfer,okumen akan diberikan.Langsung saja saya sampaikan bahwa itu adalah penipuan. yang sering terjadi

Karena dengan tiba tiba orang tersebut menelepon ada barang yang dikirm tanpa ada dokumen dan tidak jelas memakai na ma perusahaan dan mereka mengetahui nama orang yag di tel epon beserta nomor HP.

Dan saya dimintai minta tolong agar clientnya di hubungi,la ngsung melalui telepon mengenai masalah barang import ini Segera saya hubungi langsung customer sobat saya dan tanya jawab terjadi bahwa pernah suatu kali dia dapat kiriman bara ng dari saudaranya diluar negeri dan shipment import air freight tersebut.

DDP (Delivery Destination Prepaid) pengertiannya,semua biaya Air Freight,Pajak Import,Biaya Storage dan biaya door delivery ke alamat penerima barang sudah di bayar dari negara asal  

Kesimpulan saya orang yang menelepon tersebut,kemungkinan pernah mendapat kan dokumen atau copynya atau tercecer dan akhirnya di manfaatkan oleh orang yang tidak bertanggung jawab tersebut..

Saya berikan gambaran kepada orang tersebut,bahwa Shipment Import Air Freight dengan incoterm DDP (Dlivery Destination prepaid)  tidak akan si penerima barang di negara tujuan(Jakarta) di minta dana apapun untuk pengeluaran barang import udara tersebut karena sudah di tanggung oleh si pengirim barang dari negara asal.

Pola dan cara kerja shipment Delivery Destination Prepaid ?

Sebelum proses cargo DDP (Delivery Destination Prepaid) import terjadi , pihak forwarder yang terlibat dalam incoterm tersebut pasti sudah melakukan transaksi mulai dari biaya biaya yang timbul di negara tujuan sperti contoh kirim barang dari shanghai china ke jakarta pasti akan melibatkan perusahaan cargo di china dan jakarta, kesepakatan ini antara lain meliputi biaya biaya :
  • AGENCY FEE/MANIFEST BC 1.1
  • EDI SYSTEM
  • BANK CHARGE FOR PIB        
  • IMPORT DUTY + TAX+SALES TAX
  • CUSTOMS CLEARANCE +YELLOW LINE or RED LINE/PJM
  • TRUCKING CGK – ke tujuan
  • WAREHOUSE CHARGE
  • STORAGE COST
  • Extra cost ( Jika ada )
Setelah harga di sepakati oleh kedua perusahaan cargo tersebut , maka pihak forwarder dari shanghai-china pasti akan mengirim copy dokumen berupa
  • M-AWB/H-AWB
  • Packing List dan Invoice
  • FORM E ( Jika ada )
Perusahaan Freight Forwarder di jakarta yang namanya tercantum pasti akan menelepon pihak penerima kita barang sebut di sini kita sebut sebagai consignee atau importir bahwasanya cargo Air freight mereka yang berangkat dari shnghai (Nmoniasi Cargo Air freight) dengan tujuan jakarta dan term of shipment DDP(Delivery Destination Prepaid)
Arti Import Barang Incoterm DDP(Delivered Duty Paid) Air Freight Jakarta
Pihak importir tentu tidak akan percaya begitu saja , pastinya mereka akan minta copy dokumen.Setelah itu maka si forwarder yang di tunjuk akan mengirim dokumen copy dokumen yang saya sebut di atas .

Setelah di periksa semua oleh importir pihak importir pasti akan memberikan copy dokumen perusahaannya . Seperti copy API,NPWP,TDP , NIK (Saat ini Nomor Induk Berusaha-NIB 2018) dan surat pendukung untuk keperluan importasi tersebut

HAL YANG PALING PENTING DI SINI,,DDP adalah pengiriman barang dimana importir/penerima barang tidak akan di minta biaya apapun oleh pihak forwarder di jakarta karena seluruh biaya telah di bayar oleh supplier dari negara asal di kirim .

Kita lanjut , setelah seluruh dokumen disiapkan maka pihak forwarder yang di tunjuk akan meng-eksekusi pekerjaan tersebut mulai dari :
  • Tebus D/O
  • Membuat draft PIB dan melaporkan kepada importir jika OK draft tersebut tentu akan di issued
  • Setelah PIB ready maka pajak import akan dibayar oleh pihak forawrdery ang sudah ditunjuk tersebut
  • Proses customs clearance
  • Jika dapat jalur kuning menunggu respond untuk SPPB biasanya jika tidak ada masalah didokumentasi dan harga pabean barang akan SPPB dalam 1 atau 2 hari.
  • Jika mendapat status jalur hijau maka barang akan segera dikeluarkan
  • Setelah mendapat SPPB pihak forwarder akan mengirim barang ke alamat yang di tunjuk oleh pihak importir
  • Meminta sign dari penerima barang bahwa cargo sudah mereka terima

 Baca juga:Undername Import Resmi Shanghai Ke Jakarta Via Air Freight

Apakah tugas si freight forwarder selesai ? 

untuk proses pekerjaan pasti 100% selesai. Akan tetapi untuk pihak forwarder masih ada pekerjaan yang harus di lakukan
  1. Mengirim berkas dokumen seperti PIB dan surat lainnya kepada si penerima barang atau importir
  2. Membuat tagihan kepada agent mereka di shanghai

Setelah hal tersebut dilakukan maka barulah proses pembayarn untuk agent di jakarta tersebut dilakukan atau sesuai kesepakatan .


Jadi adalah aneh bagi saya jika ada orang yang mengaku ngaku bahwa shipment import incoterm DDP terus meminta sejumlah uang terlebih dahulu.,

Buat pembaca yang mulia dan budiman berhati hatilah jika menerima telepon ata WhatsApp, mengaku anda mendapat cargo DDP (Delivery Destination Prepadi) dan minta uang kepada anda atau perusahaan anda

TIDAK HARUS SATU PESERPUN UANG PENERIMA BARANG HARUS KELUAR jika INCOTERM SHIPMENT adalah DDP ( Delivery Duty Paid )

Apakah shipment DDP bisa dilakukan oleh pihak undername import atau export ?

Jawaban saya pasti bisa! 

Hal ini kadang terjadi jika pembeli barang tidak mempunyai legalitas impor di indonesia atau legalitas mereka sedang ada perubahan.Untuk undername import atau export yang akan anda pakai tentu sesuai feeling masing masing untuk mencari,mendapatkannya untuk proses pengiriman barang anda

Kesimpulan :

Jadi hati hati dengan orang jahat yang mengaku ngaku ada kiriman barang hadiah, menang undian, kiriman paket dari teman atau apapun

Orang jahat seperti itu berkeliaran mencari mangsa

Waspadalah

Semoga sukses dan bermanfaat

Update 05 November 2018

Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "Arti Import Barang Incoterm DDP(Delivered Duty Paid) Air Freight Jakarta"

Post a Comment

Jangan spam,link aktif,p*orn*, j*di, sara,hate speech,akan dihapus dan komentarlah dengan sopan