Jasa Import Alat Berat Mesin Milling-V-99 CNC Heavy Equipment,Project Cargo Indonesia

Jasa Import Alat Berat Mesin Milling-V-99 CNC Heavy Equipment,Project Cargo Indonesia update artikel awal 2019 dari judul lama artikel lama heavy equipment project cargo Jakarta dan saya refresh dengan judul baru untuk berbagi pengalaman buat sobat pembaca yang bergerak di bidang Inland transportation khusus project cargo untuk barang barang import serta buat rekan yang bergerak dalam bisnis Jasa Import Mesin Bekas,Alat Berat,Mesin Industri dan Heavy Weight Cargo
Jasa Import Alat Berat Mesin Milling-V-99 CNC Heavy Equipment,Project Cargo Indonesia
Import alat berat mesin baru dan proses customs clearance Jasa Import Alat Berat Mesin Milling-V-99 CNC Heavy Equipment,Project Cargo melalui pelabuhan tg.priok areal pabean/bea dan cukai dan akan di kirim ke kawasan industri manis di daerah tangerang banten .

Baca juga :Jasa Import Alat Berat Mesin Milling-V-99 CNC Heavy Equipment,Project Cargo Indonesia

Jasa Import Project cargo heavy equipment/Heavy lift cargo Mesin baru Milling-V-99 CNC  Heavy Equipment,Project Cargo Indonesia ini di mulai dari pekerjaan customs clearance, handling import/inklaring serta loading barang ke tuck heavy weight cargo dengan merk Scania dan import mesin baru Import Flat Rack/FCL Jepang Jakarta Memakai Form IJEPA untuk mendapatkan keringan pajak import berupa bea masuk

Prosedur impor barang dengan dokumen yang lengkap di bea dan cukai berjalan dengan cepat,kebetulan saat menjalankan proses customs clearance seduai prosedur import barang di indonesia,pihak importir dari perusahan (PMA-Perusahaan Modal Asing) jepang mendapatkan status import jalur kuning ini tidak ada masalah di proses kepabeanan

Baca juga: Tutorial mengenai Fasilitas jalur merah ,Jalur Kuning Dan Jalur Hijau di bea cukai

Pengiriman Barang Project Cargo Heavy Weight Mesin Milling-V-99 CNC Heavy Equipment

Semua dokumen serta respond berjalan dengan sangat cepat.Prose kepabeanan yang lancar sampai mendapat SPPB dan otomatis Saya harus siapkan D/O (Delivery Order) , trucking lowbed dan semuanya sudah di persiapkan

Pihak trucking company lowbed/dolly sudah siap dengan armada mereka , 2 lowbed dan 4 container 40 feet high cube setelah  d.o dari pelayaran saya dapatkan maka proses selanjutnya adalah bayar sewa gudang , saya bayar malam hari karena cargo melebihi ukuran normal khawatir macet dan gangguarus lalu lintas mulai dari tanjung priok jakarta ke arah tangerang banten

Selesai sewa gudang dibayar , trucking meluncur masuk arah JICT 1 Pelabuhan tanjung priok.
Saya mulai awasi muatan container 40 feet terlebih dahulu karena muatnya lebih mudah dan cepat
Muat container party 4X40 feet selesai

Loading Project Cargo di Tanjung Priok

Proses selanjutnya adalah memuat cargo heavy equipment,Proses muat cargo import heavy equipm ent di dalam areal JCT 1 Tg.priok jakarta sebelum uat harus menghubungi petugas di lapangan .

Setelah menghubungi petugas lapangan port of tanjung priok, mereka cek dokumen , seperti BL,dan packing list untuk melihat seberapa berat barang barang tersebut .

Setelah kompromi dan diskusi para petugas  lapangan JICT 1 Pelabuhan tg,priok mempersiapkan tanggo dan selling untuk menganggkat cargo flat track heavy equipment tersebut
Jasa Import Alat Berat Mesin Milling-V-99 CNC Heavy Equipment,Project Cargo Indonesia
Proses memuat barang heavy equipment 1 X 40 feet flat rack tersebut dilakukan dengan hati hati , trucking dengan posisi stand by dan tanggao angkat barang. Cargo di angkat serta di beri aba aba untuk muat. Party 1X40 feet flat rack selesai

Kita lanjut masuk proses muat cargo party 1 X40 flat racklowbed sudah siap dan mengatur posisi untuk muat . Semua sudah siap tanggo ambil dan angkat flat rack berikutnya .

oh ya saya sampaikan ukuran cargo yang ke dua ini sebagai berikut :

Tinggi Barang 4,30 Meter
Berat 36 Ton
Cargo Mesin V 99 Milling Mesin dalam kondisi baru import dari jepang dengan memakai form IJEPA

Proses muat selesai dan cargo heavy equipment mulai berjalan sekitar jam 1 malam menggunakan 2 angkutan lowbed/dolly , mulai dari tanjung priok sampai kebon jeruk aman jalananan sepi dan lancar dengan terseok seok truck berjalan karena muatan berat

Saya ikut kawal dari belakang khusus untuk angkutan lowbed/dolly tersebut sembari survey jalan terkadang saya dahului trucking lowbed tersebut untuk koordinasi dengan petugas jalan tol karena trucking yang bawa barang jalanya tidak bisa cepat

Semua berjalan dengan baik dan lancar , sementara cargo party 4X40 feet sudah masuk terlebih dahulu ke dalam areal pabrikTrucking lowbed/dolly terus berjalan dan kami sudah masuk ke arah serpong tangerang banten
Jasa Import Alat Berat Mesin Milling-V-99 CNC Heavy Equipment,Project Cargo Indonesia
Terus berjalan dan iringan lowbed ini masuk ke arah jembatan tol serpong


Lowbed pertama berhasil lewat dengan baik dan kami beri aba aba pada lowbed ke dua , kami minta mereka jalan pelan melewati jembatan yang ada di atasnya


Posisi ambil jalan di sisi kiri cargo heavy equipment ini tidak bisa lewat karena tersangkut dengan badan jembatan

Kami akhirnya di temani oleh petugas patroli jalan tol dan polisi minta izin karena cargo heavy equipment ini tidak bisa melewati sisi kiri jalan tol sesuai dengan peraturan yang memang truck harus di sisi kiri jalan tol

Project Cargo Import Trouble

Setelah izin di dapat , dibantu oleh poisi dan petugas jalan tol yang memberi akses di jalur empat paling kanan jalan tol tersebut . Petugas patroli memberhentikan mobil mereka di posisi jalur 3 dan 4 20 meter sebelum jembatan

Truck trailer lowbed mulai masuk jalur empat tersebut , hujan mulai turun dan kami semua basah kuyup termasuk petugas polisi yang terus membantu kami mengamankan jalan agar tidak terjadi masalah dengan kendaraan lain atau kecelakaan lalu lintas

Petugas patroli dan kami akhirnya memberi instruksi agar truck lowbed memulai langkah agar bisa melewati bawah jembatan yang ada di daerah serpong tersebut

Setelah berjalan pelan pelan , driver dengan sabarnya trus mencoba di bantu petugas dan aba aba dari kenek truck

Setelah di coba ! Apakah yang terjadi ?bumm cargo heavy equipment ke dua tidak bisa masuk melewati bawah jembatan . 

Driver mundur lagi , di ambil alternative mengempeskan ban  Setelah semua di ban kempeskan tuk bisa melewati jalan yang ada jembatan di atasnya tersebut
Jasa Import Alat Berat Mesin Milling-V-99 CNC Heavy Equipment,Project Cargo Indonesia
Proses seperti  ini gagal !!

Akhirnya sopir lowbed menyerah. dan saya tentu saja lapor ke customer dan hasilnya marah

Kami coba diskusi dengan petugas patroli jalan tol dan polisi untuk mundur kebelakang ingin mencoba jalur non tol dalam hal ini

dari petugas mengatakan nggak akan mungkin karean mereka mengetahui area tersebut masih ada jembatan yang ketinggiannya tidak mengijinkan

Akhirnya customer datang tengah malam itu juga dan melihat kenyataan yang terjadi . Mereka akhirnya menyerah juga memakskan mau liwat jalur non tol karena diberi pengertian
oleh petugas patroli jalan tol dan petugas polisi patroli jalan raya (PJR) yang mengetahui persis daerah itu
Baca juga:Jasa Import Mesin Bekas Dan Mesin Baru Bandung

Setelah berbicara dan mencari jalan keluar untuk mengatasi masalah dan kejadian ini akhirnya --
kami sepakat membongkar flat rack yang menjadi landasan mesin dengan seizin pemilik barang 
Untuk mengangkat mesin tersebut di sewalah 2 crane dengan kekuatan masing masingnya 50 Ton dan kami panggil lagi dolly yang chasisnya lebih rendah dan landasannya hanya 40 Cm dari tanah Trucking ada dan siap,akhirnya tiba di lokasi

Setelah proses muat dan bongkar chasis flat rack kami lakukan selesai , kami coba melewati bawah jembatan dan berhasil pekerjaan ini memakan waktu Sekitar 2 jam pekerjaan berhasil di lakukan .

Saya kawal sampai ke lokasi pabrik di sertai hujan deras maka kami tiba sat subuh
dan siap siap untuk bongkar karena crane pihak pabrik telah stand by buat bongkar barang barang tersebut. say pun pulang karena sudah lelah dan bsah kuyup

Dari kejadian ini saya ambil pelajaran :
  1. Sebelum membawa muatan yang tinggi dan berat sebaiknya ukur ketinggian barang dan jembatan dengan seksama setiap jembatan menuju arah pabrik
  2. Pastikan kendaraan angkutan truck lowbed / dolly kalau jembatan tidak memungkinkan di lewati dan beresiko besar
  3. Ketinggiancargo heavy equipment dan ukuran abnormal melebihi sekitar 4,20 s/d 4,8 meter dan menggunakan flat track lebih baik anda membongkar flat rack 
  4. Bongkar flat rack sebelum menuju lokasi pabrik ini lebih baik dari pada bongkar di pinggir jalan tol yang akibatnya menggangu arus lalu lintas
  5. Berangkatkan cargo setelah di bongkar flat racknya dan setelah itu silahkan jalan da mudah mudahan urusan kita lancar tanpa hambatan di jalan
Kejadian ini membuat saya rugi besar , dan tentu mengeluarkan biaya sangat besar , tapi ini lebih baik menjadi pengalaman saya dan berbagi buat kawan kawan sesama pemain cargo dan angkutan berat agar bisa hati hati menanganicargo heavy equipment dan abnormal cargo

Semoga bisa menjadi masukkan bua kawan kawan di bidang jasa ekspor dan impor barang

Semoga bisa bermanfaat

Jakarta 22 Desember 2018

Edited By : Jasa Sewa Undername Import,Undername Export,Project Cargo,Freight Forwarder,Import LCL,Import Mesin Bekas

Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "Jasa Import Alat Berat Mesin Milling-V-99 CNC Heavy Equipment,Project Cargo Indonesia"

Post a Comment

Jangan spam,link aktif,p*orn*, j*di, sara,hate speech,akan dihapus dan komentarlah dengan sopan