Biaya Biaya Impor FCL 40 Feet Jakarta dan INCOTERM 2000

Biaya Biaya Impor FCL 40 Feet Jakarta dan INCOTERM 2000
Biaya Biaya Impor FCL 40 Feet Jakarta dan INCOTERM 2000
Sobat pembaca blog Indonesia undername import export jakarta dan kota kota lainnya di indonesia kawan kawan yang bergerak dalam bidang export dan impot,internatio al dan domestic freight forwarder ,inland transpota tion serta bidang usaha lainnya semoga anda sukses semuanya.

Artikel ini saya angkat dan benahi lagi seiring sejalan dengan pelajar an yang saya dapatkan dari rekan rekan blogger indonesia yang berbagi ilmunya tanpa pamrih

Saya ucapkan terima kasih buat sobat blogger yang berbagi ilmu dengan ikhlas.kepada blooger neewbie yang ingin agar tampilan blog mempunya kwalitas, bisa di pahami dan bermanfaat buat masyarakat yang memang butuh ilmu pengetahuan dan pembelajaran secara otodidak, memanfaatkan waktu luang mengisi blog dan mencobaberbagi pengalaman penulisny masing masing sesuai kemampuannya.

Ilmu tidak akan ada habisnya asal kita mau belajar dan praktekkan langsung.Trial dan error sudah saya alami dalam membenahi blog ini, mulai dari ganti tempalate blog, menyusun ulang artikel yang tulisan berantakan di tampilan blog, begadang siang malam, nge-link-kan antar artikel agar bisa nyambung halaman yang satu dengan lainnya dalam sebuah blog rupanya bukanlah pekerjaan mudah

Usaha jasa export dan import , perusahaan international dan domestic freight forwarder ,inland transpotation, EMK,PPJK saling berkaitan dalam menjalankan proses ekspor dan impor barang

Banyak istilah dan bahasa dalam bisnis ini yang terkadang orang yang awam dalam bisnis jasa total logistics , export import tidak begitu mengetahuiya.Kita bahas mengenai istilah istilah yang ada dalam bisnis jas ini .Istilah istilah yang ada dalam INCOTERM 2010 sebetulnya ada 13 istilah salah satunya adalah , CNF .

Saat ini bahasan kita mengenai biaya apa saja sih yang dikeluarkan dalam proses importasi dan kontainer 40 Feet dan 20 feet ?
  • EXW (nama tempat): Ex Works, pihak penjual meminta barang di pick up dari pabrik mereka tanpa mereka poses customs dan lain lain mereka hanya menyediakn export licensi perusahaan mereka saja.
  • FCA (nama tempat): Free Carrier, Seller/shipper tanggung jawabnya hanya sampaimengurus izin ekspor dan meyerahkan barang ke pihak pengangkut sesuai kesepakatandan.
  • FAS (nama pelabuhan keberangkatan): Free Alongside Ship, Seller/Shipper bertanggung jawab sampai barang berada di pelabuhan keberangkatan dan siap disamping kapal untuk dimuat. berlaku untuk transportasi air.
  • FOB (nama pelabuhan keberangkatan): Free On Board, pihak penjual bertanggung jawab dari mengurus izin ekspor sampai memuat barang di pelabuhan
  • CFR (nama pelabuhan tujuan): Cost and Freight, pihak penjual menanggung biaya mulai dari trucking handling customs export dan biaya ongkos kapal dan sampai kenegara tujuan atau port of detination
  • CIF (nama pelabuhan tujuan): Cost, Insurance and Freight, hampir sama dengan CFR ditambah pihak penjual melengkapi/cover biaya asuransi untuk barang yang dikirim.
  • CPT (nama tempat tujuan): Carriage Paid To, Seller/Shipper menanggung biaya sampai barang tiba di tempat tujuan, dan tanggung jawab seller hanya sampai barang diserahkan ke pihak pengangkut.
  • CIP (nama tempat tujuan): Carriage and Insurance Paid to, lebih kurang sama seperti CPT dan ditambah pihak seller membayar/cover asuransi untuk barang yang dikirim.
  • DAF (nama tempat): Delivered At Frontier, pihak penjual mengurus izin ekspor dan bertanggung jawab sampai barang tiba di perbatasan negara tujuan. Bea cukai dan izin impor adalah tanggung jawab pihak pembeli.
  • DES (nama pelabuhan tujuan): Delivered Ex Ship, Seller/shipper bertanggung jawab sampai kapal yang membawa barang merapat di pelabuhan tujuan dan siap untuk dibongkar. izin impor menjadi tanggung jawab pihak pembeli.
  • DEQ (nama pelabuhan tujuan): Delivered Ex Quay, Seller/shipper tanggung jawab sampai kapal yang membawa barang merapat di pelabuhan tujuan dan barang telah dibongkar dan disimpan di dermaga. Izin impor menjadi tanggung jawab dan biaya lain menjadi tanggungan pembeli
  • DDU (nama tempat tujuan): Delivered Duty Unpaid, Seller/Shipper menanggung biaya dan bertanggung jawab mengantar barang sampai di tempat tujuan, idak termasuk biaya asuransi dan biaya lain yang muncul sebagai biaya impor, cukai dan pajak dari negara pihak pembeli. Izin impor menjadi tanggung jawab pihak pembeli.
  • DDP (nama tempat tujuan): Delivered Duty Paid, Seller/Shipper menanggung biaya mulai dari antar barang sampai di tempat tujuan/place/factory penerima barang , biaya asuransi dan semua biaya lain yang mungkin muncul sebagai biaya impor, cukai dan pajak dari negara seller/shipper dan untuk legalitas Izin impor menjadi tanggung jawab pihak consigne/pembeli atau menggunakan UNDERNAME.
Kita bahas salah satu item pengiriman barang import dan membuat rincian biaya yang timbul untuk proses importasi memakai kontainer 40 feet, bisa juga buat rincian biaya container import 20ft

Bagian biaya biaya jasa yang timbul untuk proses impor cargo untuk container 40FT dengan incoterm CNF yang saya jalani
  1. Pajak Impor BM,PPN,PPH
  2. Agency Fee ( Jika shipment memakai HBL )
  3. Biaya PPJK/EDI SYSTEM
  4. Customs clearance charge
  5. Customs inspect atau PJM charge/fee ( Jika PJM atau Pemeriksaan Jalur Merah )
  6. Biaya yang tidak terduga bisa terjadi seperti SEWA FORKLIFT UNTUK KEPERLUAN BAHANDLE jika barang sangat besar dan berat dan di UTC 1 tidak ada forkliftnya atau sedang dipakai pihak lain dan kita terburu buru mau bahandle.
  7. Extra customs fee ( Jika ada yang aneh aneh di dokumentasi atau fisik barang saat bahandle ) Note : saat ini sudah jarang terjadi
  8. Kwitansi gudang penumpukan bahandel UTC 1 TG.PRIOK ( Jika bahandle, namanya sih kwitansi gerakan. kalau jalur kuning point ini hilang )
  9. Kwitansi gudang UDANG UTC 1 TG.PRIOK
  10. Documentation fee  ( Tergantung Pelayaran yang dipakai)
  11. Administration fe
  12. THC ( TERMINAL HANDLING CHARGE )
  13. Jaminan container
  14. Washing +LIFT On/Off container
  15. Trucking charge dari Tg.priok -Ke tempat tujuan
Baca di link ini : Tutorial mengenai jalur merah import

Dokumen yang harus di siapkan tidak jauh berbeda dengan impor LCL,FCL dan UDARA antara lain :
  1. Copy NPWP
  2. Copy API-U/P (MINIMAL TAHUN 2010)
  3. NIK (Nomor Identitas Kepabeanan ekspor impor)
  4. Surat Kuasa Asli ( Kepada PPPJK untuk memproses PIB. Dengan ditandatang ani diatas materai oleh pemberi kuasa dalam hal ini orang yang tercantum di API + stempel perusahaan ) Full set dokumen import laut
  5. DNP/INP Jika diminta oleh bea cukai (Deklarasi Nilai Pabean) , terlampir contoh form
  6. Copy PO (Purchase Order) / Surat pernyataan impor tanpa P.O apabila tidak ada P.O impor
  7. Packing list,invoice dan form-E,D,AK,JIEPA dan lainnya
Baca di sini : Contoh Form E,D-AK-IJEPA

Tata cara memproses dokumen untuk impornya antara lain :
# 1.Kontak perusahaan PPJK/EMKL langganan anda
# 2.mintalah draft PIB dan e-billing pajak untuk pembayaran pajak , draft OK mintalah issued
# 3.Bayarlah pajak ke bank dan mintalah bukti BPN pajak dari Bank.
# 4.Siapkanlah seluruh dokumen untuk proses impor
   #-Surat Kuasa untuk PPJK
   #-Brosur/katalog barang
   #-Surat Pernyataan Keabsahan dokumen
   #-Dokumen yang anda terima BL yang sudah di stempel oleh perusahaan andaP.list,
      Invoice,FORM-E
   #-Surat Kuasa pengambilan D/O
   #-Surat permohonan release d/o kepada Pelayaran/consolidator FCL
   #-Serta dokumen pendukung P.O, S.O dan lainnya
# 5.Mintalah PPJK transfer data ke bea cukai dan saat bersamaan tebuslah D/O atau bisa juga melalui       PPJK/EMKL yang
# 6.Mintalah hasil respond transfer data PIB dari PPJK , jika sudah dapat jalur baik ,jalur  merah               Jalur kuning atau Jaluur hijau dan jalur pioritas
# 7.Setelah itu tunggulah respond SPPB atau respond lainnya dari PPJK yang anda pakai jasanya
    #-Jika ada permintaan dokumen lainnya seperti INP, Fungsi dan kegunaaan barang siapkan dan              kirim secepatnya
   #-Jika ada trouble dokumen mintalah bantuan PPJK kesalahan ada dimana dan atasi secepatnya
   #-jika terjadi notul bayarlah langsung ke bank dan kirim bukti bayar kepada PPJK yang anda pakai       dlm setengah jam atau satu jam akan segera SPPB
# 8.Kalau anda langsung dapat respond SPPB keluarkanlah barang secepatnya
      untuk menekan biaya storage
# 9.Mintalah seluruh berkas PIB original kepada PPJK untuk arsip

Penutup :

Bayar pajak sesuai e-billing

Periksa dokumen impor dengan memeriksa dokumen teliti dan cermat

Semoga bermanfaat buat semuanya

Semoga bermanfaat , Salam sukses buat anda semua

Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "Biaya Biaya Impor FCL 40 Feet Jakarta dan INCOTERM 2000"

Post a Comment

Jangan spam,link aktif,p*orn*, j*di, sara,hate speech,akan dihapus dan komentarlah dengan sopan