Contoh surat banding NOTUL atau SPTNP bea cukai

Notul SPTNP
Add caption
Sobat blog export import . Dalam proses kepabeanan di bea dan cukai , tentu ada saja masalah yang terjadi . Saat ini kita kupas mengenai NOTUL . Notul dikeluarkan oleh pihak berwenang dalam hal ini adalah bea dan cukai indonesia .

Apakah itu notul ?

Dalam bahasa di lapangan ada istilah Notul ( Nota Pembetulan), sebetulnya kalau bahasa atau respond dari PPJK yang di dapat dari bea cukai adalah SPTNP (Surat Penetapan Tarif dan/atau Nilai Pabean) .

Respond notul ini terjadi terhadap beberapa importir baik importir umum maupun importir produsen .

Penyebab terjadinya notul ?

Penyebab terjadinya notul bermacam macam dan hal ini tergantung dari PFPD yang menangani dokumen anda .Sudut pandang dari PFPD bea cukai tentu akan berbeda dengan kita orang yang awam mengenai notul ini . ( PFPD-pejabat ferivikasi dan pemeriksa dokumen )Beberapa penyebab terjadinya notul salah satunya :
  1. Perbedaan nilai pabean seperti terindikasi under invoice barang impor anda
  2. Ada kesalahan mengenai HS Code atau pos tarif. Perbedaan persepsi ini antara importir dan petugas PFPD bea cukai
  3. Dan lain lain hal yang menurut pandangan petugas bea cukai ada yang salah dalam dokumentasi impor anda
Notul ( contoh notul) yang dikeluarkan oleh pihak bea dan cukai indonesia . Notul yang timbul besaran biayanya adalah tergantung kesalahan yang ada dalam penilaian oleh petugas bea dan cukai indonesia

Bea masuk impor yang di koreksi karena terjadinya pandangan beda HS antara importir dan staff PFPD bea cukai atau yang di nilai under invoice atau apapun menurut penilaian staff bea cukai tersebut keliru dalam hal pajak masukan tersebut ,maka bea cukai akan memberikan Notul atau SPTNP jika kurang anda bayar tambahan notul jika terjadi kelebihan maka negara akan mengembalikan uang anda melalui mekanisme yang sudah di atur oleh undang undang kepabeanan

Untuk denda NOTUL atau SPTNP tambah bayar pajak maka pihak importir wajib bayar kekurangan pajak pajak yang ada , pembayaran bisa melalui bank yang sudah di tunjuk oleh pemerintah dan sama juga dengan anda membayar pajak saat PIB atau saat ini adalah memlaui e billing SPTNP yang terbit dari bea dan cukai indonesia .

Notul bukanlah di buat atau di terbitkan oleh PPJK atau EMKL yang anda gunakan jasanya dalam meproses barang import anda tapi terbit dari bea cukai . Jika notul tidak anda bayar maka barang barang import anda tidak bisa keluar dan akan menjadi mahal jika melewati waktu yang di tentukan karena ada denda.

Tingkat terparah dari notul adalah teguran paksa.Untuk importir yang keberatan mengenai notul atau SPTNP tersebut bisa mengajukan banding, surat banding ini contoh format surat banding notul bisa download di sini, isinya lebih kurang seperti ini .

Dan Surat Permohonan Keberatan Notul  bisa juga anda lihat di peraturan :Peraturan menteri keuangan nomor:217-PMK-04-2010 atau www.insw.go.id serta www.beacukai.go.id Kalau masalah banding ini mau berlanjut terus maka solusinya adalah pengadilan pajak ,

Dalam pengadilan pajak jika pihak importir kalah maka tetap bayar ( Baik untuk barang yang sudah keluar dari pabean maupun yang belum kalau belum ada yang membayar dengan custom bond atau bayar jaminan) dan jika menang dengan argumentasi serta bukti yang kuat maka negara akan mengembalikan uang anda.

Banyak juga importir yang tidak mau pusing untuk mengurusnya apalagi sampai ke pengadilan pajak dan akhirnya membayar NOTUL atau SPTNP tersebut dan barang langsung di keluarkan dari area ke pabeanan

Jadi semua kembali kepada importirnya , kalau importir merasa benar dengan di sertai bukti bukti yang kuat mereka pasti akan menempuh banding sampai ke pengadilan sekalipun dan ada juga yang menang dalam perkara notul ini di pengadilan pajak.Kalau anda merasa melakukan under invoice lebih baik nggak usah ya.... malah bisa bisa di tambahin dendanya JUST KIDDING brother......

Dan buat anda yang memakai perusahaan jasa undername import yang terkena notul  , maka mintalah bantuan perusahaan tersebut untuk mengajukan banding keberatan atas notul sertai juga dengan bukti yang kuat terutama untuk pembayaran T/T barang yang sah dari bank. ini salah satunya loh kawan kawan sobat blog export import. Jadi semua tergantung anda sebagai pihak pengguna jasa kepabeanan baik yang memakai impor license sendiri atau import license undername import

Semoga bermanfaat dan sukses buat anda

Subscribe to receive free email updates:

4 Responses to "Contoh surat banding NOTUL atau SPTNP bea cukai"

  1. Saya mau bertanya saya pertama kali import terjadi kesalahan pembuatan pib di invoice saya 90.000 yuan pada pib saya buat 9000 yuan karena kurang titik dan angka nol.saya ke denda 1000% mohon petujuk karena tidak ada niat untuk buat kesalahan ini

    ReplyDelete
    Replies
    1. maaf baru jawab, sudah bisa saja bapak ajukan keberatan atas dendanya namun kesalahan itu mutlak ada di tangan bapak karena tidak periksa PIB_ pemberitahuan impor barang. Seharusnya PPJK bapak juga ikut periksa jika ada ke anehan di invoice, semoga bermanfaat

      Delete
  2. Saya merasa tidak ada standard acuan dalam hal pemeriksaan di Bea Cukai (tergantung petugas pemeriksa sendiri). Hal ini sudah saya alamai 2x (via Badara SOETTA). Hal yang saya alami pertama:
    import benda yang sama (Pompa Hydrauklik kecil) dengan nilai nota sama (hanya selisih 1 hari-jadi paket A jalan di hari sebelumnya disusul paket B dengan isi benda yang sama) tapi hasil Bea Masuk nya berdeda persepi. Yang pertama di hitung tariff di 5% yang kedua dikenakan 10%.

    Pengalaman kedua: di bulan ini kami restock dengan mengimport benda/item yang sama , dimana sudah 3x kami lakukan import item tersebut. Tapi kali ini kami dikenakan notul dengan perdebatan tariff 10% bukan 5% dimana item tersebut dari dahulu dihitung dengan tariff 5%. Maka itu saya merasa tidak ada standard acuan dalam officer lapangan melakukan pemeriksaan. Lebih ke nalar pribadi masing masing.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Pak, kalau untuk HS Code yang menentukan adalah importir sendiri. Kemungkinan bapak pakai PPJK memakai HS yang tidak tepat. Asala muasala Notul adalah daris HS Code dan nilai barang itu sendiri . Jika notul terjadi karena beda tarif artinya ada HS yang di koreksi pak

      Sebaiknya juga bapak cek PPJK bapak yang memberikan HS code saat buat PIB jangan salahkan petugas jika HS yang di masukkan salah. dan soal notul memang tugas serta kewenangan PFPD-nya, semoga bermanfaat

      Delete

Jangan spam, link aktif p*orn*, j*di, sara,hate speech,akan dihapus dan komentarlah dengan sopan