Tutorial mengenai Fasilitas jalur merah ,Jalur Kuning Dan Jalur Hijau di bea cukai

Jalur merah
Jalur merah import
Sobat blog export import jakarta dan daerah lainnya di indonesia .  Semoga anda yang membaca blog ini di berkahi dan selalu di limpahkan rezekinya .

Kali ini kita membahas mengenai tutorial mengenai fasilitas jalur merah , jalur kuning dan jalur hijau yang berlaku dalam system kepabeanan indonesia. 

Jalur ini dibuat sedemikian rupa berdasarkan kategori dari bea dan cukai , setiap perusahan akan diberikan jalur sesuai kinerja perusahaan import atau export sesuai penilaian dari bea dan cukai yang mempunyai ahli dalam internal instansi yang merupakan garda depan pemerintah dalam pendapatan pajak masukan .

Ahli yang saya maksud di sini adalah petugas petugas bea cukai yang terlatih meneliti dan mengamati suatu perusahaan melalui mekanisme dan cara kerja perusahaan dalam melakukan kegiatan import barang serta taat dalam bayar pajak dan tjarang tersandung maslah NOTUL pajak. 
Berdasarkan penilaian dari tim ahli ayang ada di dalam bea dan cukai inilah ,
Proses pembagian jalur dilakukan terhadap perusahaan importir dan eksportir yang pengawasannya berada di tangan mereka Proses import barang di indonesia

Import adalah barang yang masuk ke wilayah pabean indonesia dan tentu harus membayar pajak yang dikeluarkan oleh bea dan cukai melalui PIB dari EDI System yang anda bisa dapatkan dari modul PPJK atau modul PPJK milik anda sendiri sebagai importir dan biaya biaya antara lain :
  1. Bea Masuk Contoh PIB
  2. PPN
  3. PPH
Biaya biaya import lain seperti :
  1. Adm Bank - Proses bayar pajak import saat ini bisa proses langsung bayar melalui atm bank terserah anda mau bank mandiri , BNI 46 , CIMB Niaga, Bank OCBC , Bank Resona Perdania dan bank persepsi penerima devisa yang telah di tunjuk oleh pemerintah . Untuk transaksi bayar pajak setelah mendapatkan e-billing dari bea dan cukai dengan nilai tidak terlalu besar atau di bawah seratus juta rupiah .(ini yang saya alami saja) bisa langsung bayar . Klik menu di atam untuk bayar pajak MPN dan masukkan 26 Digit anka yang ada dalam e-billing .
  2. Biaya PPJK atau Warung EDI
  3. Biaya Pengambilan D/O ,Biaya THC ( Terminal handling charge) Adm Fee,BL Fee,etc
  4. Biaya Jaminan Kontainer
  5. Biaya pelabuhan / storage
  6. Biaya jasa customs clearance sampai dengan biaya trucking ke door consignee
  7. Biaya lift on/off di depo container
  8. Biaya trucking
Pelaksanaan impor setelah SPPB di tangan
Harap diperhatikan tanggal kadaluarsa delivery order atau D/O , karena jika D/O itu tanggalnya tidak berlaku maka pihak otoritas pelabuhan seperti UTC tg.priok tidak akan mau input data pembayaran sewa gudang sebagai salah satu syarat barang keluar dari pelabuhan .

Mengenai biaya sewa gudang , sebelum sistem di pelindo belum sebagus seperti sekarang ini untuk bertanya dan mengetahui biaya sewa gudang pelabuhan berapa besarannya saja sulit bukan main di loket loket yang di sediakan akibat kita tidak bisa memperlihatkan D/O dari pelayaran tersebut

Namun saat ini untuk ancar ancar biaya sewa gudang kita bisa tracking di website resmi pengelola pelabuhan  Tracking Biaya Penumpukan Container Tg.Priok atau gambaran tamplian web
seperti di bawah ini .

Kalau terjadi masalah dengan trucking yang mogok dan tidak dapat booking?

Carilah trucking pengganti , kalau tidak ada maka lakukan pembayaran perpanjangan D/O dan sewa gudang sebaiknya bayar biaya D/O lebihkan satu hari dan sewa gudang juga lebihkan satu hari juga buat jaga jaga keadaan kalau barang import anda urgent sekali 

Bagaimana jika D/O sudah tidak berlaku ?

Perpanjang D/O secepat mungkin dan setelah itu bayar kembali tambahan biaya penumpukan atau storage gudang pelabuhan ( Saat ini kalau terlambat bayar sewa gudang lebih dai satu ahri SPPB terbit) biaya gudang akan naik lebih dari 100 Persen .

Untuk ekspor pun apakah ada biaya lain ?

Ekspor rata rata tidak di pungut biaya cukai kecuali untuk barang yang di atur tata niaganya seperti CPO, Batu bara dan lain lain . Commodity yang tata niaganya di atuur tersebut biasanya membayar Bea keluar atau royalty tertentu , merujuk ke HS Code barang , sebelum ekspor ada baiknya atau anda bisa cek di website resmi pemerintah : www.insw.go.id ,

Khusus free bonded zone seperti batam ( Bea Keluar harus di bayar dan Bea Masuk tidak ada) karena mempunyai otoritas khusus untuk kepabeanan walapun dalam wilayah indonesia.terutama barang barang dalam party besar harus mendeklarasikan bea keluar sesuai ketentuan yang telah di atur oleh pemerintah kita untuk barang yang di bawa penumpang kalau tidak kelewtan juga bebas bea keluar

Biaya biaya untuk ekspor di luar bea keluar secara umum ,dan Biaya lain seperti :
1.Ocean freight untuk lcl,fcl atau dan air freight charge melalui udara
2.Biaya PPJK atau Warung EDI
3.Biaya pelabuhan / storage
5.Biaya jasa customs clearance
6.Biaya seal,lift on/off di depo container

Secara umum untuk barang barang export komoditas yang tidak di atur tata niaganya atau general cargo , oleh pemerin - tah kita biasanya tidak bayar bea keluar untuk export barang ke luar negeri . 

Proses Pelaksanaan customs export
 Lebih baik anda lakukan tepat waktu jangan sampai anda terkena closing time karena akan merepotkan banyak pihak termasuk anda sebagai eksportir , jadi cemas barang tidak naik kapal atau space booking jadi penuh berakibat cargo anda telat di kirim 

Jalur kuning dan jalur merah custms

Keterlambatan barang masuk kedalam area pelabuhan akan menimbul an biaya tinggi , Timbulnya biaya dari pengelola pelabuhan atau dari pelayaran , hal ini akan sangat merugikan anda dari segi waktu dan biaya dan anda harus mengirim pemberitahuan kepada pabean untuk pergantian kapal .

Resiko closing time adalah biaya trucking yang tidak bisa anda hindari jika closing time terjadi. Masalah seperti ini kadang kala masih saja terjadi sampai hari ini .

Kita bahas masalah Import barang ,
 Ada bermacam macam jalur atau fasilitas yang di pergunakan dan diberikan oleh pihak direktorat jendral bea dan cukai kepada pelaku usaha ini antara lain :
  • JALUR MERAH, proses pelayanan importasi barang melalui pemeriksaan fisik barang dan dilakukan penelitian dokumen oleh petugas dari bea cukai baik petugas lapangan untuk fisik barang maupun PFPD ( Pejabat ferivikasi dan pemeriksadokumen ) untuk mengeluarak (SPPB) atau Notul : Nota pembetulan bisa terjaditambah bayar pajak atau denda administrasi tergantung tingkat kesalahan pada waktu pemeriksaan fisik atau dokumen
  • JALUR HIJAU, Jalur prioritas yang hanya melalui pemeriksaan dokumen dan bisa langsung dapat SPPB dalam hitungan jam
  • JALUR KUNING,Proses pelayanan dan pengawasan pengeluaran Barang Impor tidak melaluipemeriksaan fisik barang, hanya dilakukan penelitian dokumen setelah penerbitan Surat Persetujuan Pengeluaran Barang (SPPB) atau pun NOTUL jika terindikasi under invoice.
  • JALUR MITA Non-Prioritas;
  • JALUR MITA Prioritas.
Baca juga : Undername import borongan dan undername import resmi
 Keterangan untuk contoh surat surat klik tulisan biru di bawah ini :

Customs undername importJalur merah import bisa ter-jadi karena beberapa hal
  • Importir baru yang baru melakukan kegiatan impor barang ke wilayah pabean indonesia
  • Importir yang termasuk dalam kategori beresiko tinggi (high risk importir);
  • Barang impor sementara;
  • Barang Operasional Perminyakan (BOP) golongan II
  • Barang re-impor;
  • Random sistem bea cukai dan terkena pemeriksaan acak oleh sistem bea cukai
  • Barang impor tertentu yang ditetapkan oleh Pemerintah sesuai undang undang untuk kepabeanan yang berlaku
  • Barang impor yang termasuk dalam komoditi berisiko tinggi dan/atau berasal dari negara yang berisiko tinggi.

Jalur Hijau import,
Importir yang melakukan kegiatan importasi , tidak termasuk dalam kriteria dan bisanya mempunyai kinerja importasi yang bagus dalam pandangan pihak bea cukai.

Jalur Prioritas impor

Tidak jauh berbeda dengan fasilitas jalur hijau dan khusu untuk perusahaan yang punya master list atau perusahaan yang mempunyai izin KITE

Pemeriksaan dari pihak bea cukai atau Pabean :
  • Jalur Merah import dilakukan penelitian dokumen dan pemeriksaan fisik barang;
  • Jalur Hijau import hanya dilakukan penelitian dokumen dan terkadang kena random system merah
  • Jalur Prioritas Import ,tidak dilakukan Pemeriksaan Pabean sebagaimana yang dilakukan terhadap jalur merah atau hijau.

Untuk pemeriksaan jalur merah terdapat 4 tingkatan:
  • Barang barang di bongkar dan diperiksa dan dilihat dengan teliti secara menyeluruh atau 100%
  • Barang di bongkar tidak semuanya atau Sedang atau tergantung analisa petugas di lapangan ada juga ketetapan di periksa 30% sampai dengan bongkar habis 100%
  • Pemeriksaan ringan – barang diperiksa 10% atau terkadang hanya minta sample tetap kontainer di buka oleh petugas
  • Sangat rendah – barang diperiksa di gudang importir (importir jalur prioritas)
  • pemeriksaan fisik dilakukan dengan memeiksa barang secara merata sesuai dengan perintah dari pejabat berwenang berapa persen( % ) harus di periksa.

Pembayaran Pajak Impor atau bea masuk bisa dilakukan melalui bank penerima devisa dan cara pembayarannya sudah saya sampaikan di awal artikel

Kelengkapan dokumen untuk import barang
  • PIB = Pemperitahuan Import Barang (PIB), bisa melalui PPJK atau Modul Importir ,Dokumen Pendukung dan wajib harus ada untuk melengkapi dokumen PIB sebagai pelengkap proses kepabeanan dan  proses customes celarance :
  • Packing List
  • Bill of Lading/ Airway bill
  • Polis asuransi
  • Bukti Bayar Bea Masuk ( E-billing) serta SSPCP ( Sudah tidak ada)
  • FORM Fasilitas seperti FORM D,E,AK dan Etc
  • Surat Kuasa , Jika Pemberitahu PPJK

Kesimpulan :
  1. Kirimlah barang barang export dan impor anda tepat waktu sesuai schedule dari pelayaran dan periksa dokumentasi anda seteliti mungkin dan jangan sampai ada kesalahan penulisan di dalam dokumen satu ketikanpun
  2. Proses export - import barangsaat ini tidaklah terlalu sulit asal anda patuh peraturan dari pemerintah
  3. Proses import jalur merah saat ini sangantlah cepat dan anda tidak harus khawatir mengenai barang hilang atau rusak karena di tangani oleh bea dan cukai yang professional 
  4. Jika anda ada masalah di proses export - import uruslah secepatnya
  5. Buat anda yang memakai jasa undername import consignee (karena saat ini anda sedang mebuat legalitas perusahaan) baik direct consignee atau Q.Q consignee 
  6. Buat anda yang memakai jasa undername import mintalah ebilling pajak dan bayarlah pajak sesuai yang tertera di dalamnya karena nilai pajak tersebut di keluarkan oleh pemerintah

Jadi teman teman jika ada yang kurang dalam hal ini mohon diberikan masukan

Semoga artikel ini bisa berguna dan bermanfaat untuk semuanya .( Akan di update dengan melengkapi dokumen dokumen untuk panduan buat pembaca )

Semoga sukses 

Subscribe to receive free email updates:

4 Responses to "Tutorial mengenai Fasilitas jalur merah ,Jalur Kuning Dan Jalur Hijau di bea cukai"

  1. Dear Admin,

    Mohon info ,
    untuk FORM Fasilitas seperti FORM D,E,AK , apakah ada contoh nya ?

    sekian terima kasih

    ReplyDelete
  2. mohon informasikan emailnya ya pak / bu , segera saya kirimkan

    ReplyDelete

  3. Yang mencari forwader yang aman tidak takut ketahan/ nyangkut atau disita saat custom.

    Dan pastinya jalur kami pakai semua lewat port besar dan walaupun borongan tapi dijalankan lewat import undername dan bisa asuransi atas nama importir.

    Harga ditagih berdasarkan kubikasi atau perkilo.

    Bisa kontak kami, kami sudah berpengalaman bidang ekspedisi import borongan yang tentunya utamakan barang aman dab packing diterima importir secara bagus bahkan masih original packing dari pengirim/shipper.

    Mantap Cargo
    Jl. Toar II No. 1
    Semper, Tg. Priok
    Jakarta Utara 14260
    Website: http://mantapcargo.com
    Phone: 021- 43903722 atau 4300754

    ReplyDelete

Jangan spam, link aktif p*orn*, j*di, sara,hate speech,akan dihapus dan komentarlah dengan sopan